Jumat, 04 November 2011
Jumat, 07 Oktober 2011
Suluk Sunan Bonang
Suluk-suluk Sunan Bonang 1
Karya-karya Sunan Bonang yang dijumpai hingga sekarang dapat dikelompokkan menjadi dua: (1) Suluk-suluk yang mengungkapkan pengalamannya menempuh jalan tasawuf dan beberapa pokok ajaran tasawufnya yang disampaikan melalui ungkapan-ungkapan simbolik yang terdapat dalam kebudayaan Arab, Persia, Melayu dan Jawa. Di antara suluk- suluknya ialah Suluk Wujil, Suluk Khalifah, Suluk Kaderesan, Suluk Regol, Suluk Bentur, Suluk Wasiyat, Suluk Pipiringan, Gita Suluk Latri, Gita Suluk Linglung, Gita Suluk ing Aewuh, Gita Suluk Jebang, Suluk Wregol dan lain-lain (Drewes 1968). (2) Karangan prosa seperti Pitutur Sunan Bonang yang ditulis dalam bentuk dialog antara seorang guru sufi dan muridnya yang tekun. Bentuk semacam ini banyak dijumpai sastra Arab dan Persia.
Karya-karya Sunan Bonang yang dijumpai hingga sekarang dapat dikelompokkan menjadi dua: (1) Suluk-suluk yang mengungkapkan pengalamannya menempuh jalan tasawuf dan beberapa pokok ajaran tasawufnya yang disampaikan melalui ungkapan-ungkapan simbolik yang terdapat dalam kebudayaan Arab, Persia, Melayu dan Jawa. Di antara suluk- suluknya ialah Suluk Wujil, Suluk Khalifah, Suluk Kaderesan, Suluk Regol, Suluk Bentur, Suluk Wasiyat, Suluk Pipiringan, Gita Suluk Latri, Gita Suluk Linglung, Gita Suluk ing Aewuh, Gita Suluk Jebang, Suluk Wregol dan lain-lain (Drewes 1968). (2) Karangan prosa seperti Pitutur Sunan Bonang yang ditulis dalam bentuk dialog antara seorang guru sufi dan muridnya yang tekun. Bentuk semacam ini banyak dijumpai sastra Arab dan Persia.
Kamis, 06 Oktober 2011
Kesaktian VS Kekhusyukkan
Membedakan Pingin dan Kersaning GUSTI
Itulah yang disebut dengan keinginan. Dalam bahasa jawanya keinginan itu disebut kepingin atau biasa disingkat pingin. Pingin ini, pingin itu dan pingin banyak lagi yang lainnya. Setiap manusia pasti memiliki kepinginan.
Ngalam
Jagad Alit-Jagad Agung
Belajar dari Tri Dharma Priksa
Belajar dari Tri Dharma Priksa
Membaca Tanda GUSTI ALLAH
Cara Mencapai Titik Nol
Tiga Hukum 'Ojo' untuk Dekati GUSTI ALLAH
1. Ojo Rumongso (Jangan Merasa)
2. Ojo Kepingin (Jangan Kepingin)
3. Ojo Diakoni (Jangan Diakui)
Memahami Sosok Pandawa & Kurawa di Tubuh Manusia
Hakekat Hidup A-I-U
Namun hakekatnya, setiap makhluk hidup tidak akan pernah mengalami kematian. Bahkan Syekh Siti Jenar telah mengajarkan hakekat dari zikir A-I-U. Apa arti dari A-I-U? A-I-U memiliki arti "AKU IKI URIP" (Aku Ini Hidup).
SERAT WEDHATAMA
Karya : Mangkunegara IVPUPUH I
P A N G K U R
01
Mingkar-mingkuring ukara, akarana karenan mardi siwi, sinawung resmining kidung, sinuba sinukarta, mrih kretarta pakartining ilmu luhung,kang tumrap ing tanah Jawa, agama ageming aji.
02
Jinejer ing Weddhatama, mrih tan kemba kembenganing pambudi,mangka nadyan tuwa pikun, yen tan mikani rasa, yekti sepi sepa lir sepah asamun,samasane pakumpulan, gonyak-ganyuk nglelingsemi.
Ajaran Kepemimpinan Gajah Mada
* Asta Dasa artinya 18 (delapan belas).
* Berata artinya pengendalian diri yang merupakan kewajiban pokok seorang pemimpin.
* Pramiteng Prabu artinya Raja (Kepala Negara).
Rabu, 05 Oktober 2011
Kewajiban Ngelmu
Di serat Wedhatama bagian awal karya KGPAA Mangkunegoro IV, kita diingatkan untuk senantiasa tidak jemu-jemu ngelmu sejati. Ngelmu sejati seperti apa itu? Ngelmu sejati adalah untuk senantiasa mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH. Karena pada hakekatnya kita semua nantinya akan kembali kepadaNYA.
Asal Mula Aksara Jawa

Tidak banyak yang tahu sejarah aksara Jawa. Aksara Jawa sangat berkaitan dengan sejarah dari Ajisaka. Sang Ajisaka itulah yang menciptakan aksara Jawa yang kita kenal hingga saat ini. Bagaimana kisahnya?
Penggalian "Wahyu Pancasila" Bung Karno

Tiga Tipe Manusia

Hidup ini adalah sebuah misteri. Meski hidup ini sebuah misteri, maka tidak harus kita manusia yang hidup di dunia ini menyerah begitu saja dan membiarkan misteri tersebut tetap sebagai sebuah misteri. Namun, kita dituntut untuk terus mencari dan mencari berbagai misteri dalam hidup ini.
'Membaca' Pesan Ghaib Ki Ageng Mangir

Dhandhang Gula
Sasadara huwus panglong iki / Parandene mancorong baskara
Sumelet kelet panase / Kabeh wong padha bingung
Salang tunjang angkara sirir / Ananging kang pinanggya
Geni mulad murub / Bumi bengkah luru tumbal
Tan kawilang kehing layon nggondhol tangis / Nuswantara kantaka
Pencarian Ki Ageng Suryomentaram

Nama Ki Ageng Suryomentaram memang tidak dikenal setenar Supriyadi atau Ki Hajar Dewantara, namun beliau memiliki sumbangsih yang besar terhadap perjuangan kebangsaan Indonesia. Disamping itu, ia juga mewariskan suatu ilmu yang disebut dengan Kawruh Jiwa. Siapa sebenarnya Ki Ageng Suryomentaram? Bagaimana lakunya untuk mendekat pada GUSTI ALLAH? Mari kita simak bersama-sama.
Langganan:
Postingan (Atom)












